Ribuan Masyarakat Bungo Arak Bendera Raksasa Sepanjang 240 Meter, Ini Penampakannya    



Minggu, 12 Agustus 2018 - 11:47:24 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA BUNGO - Nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya membuka Kirab Bendera Festival Merah Putih (FMP) 2018, Minggu (12/08/2018) pagi. Alunan musik drum band (Pusdikzi) TNI AD yang mengiringi menyentak mengelilingi Kota Muara Bungo.

Sebelum menyanyikan lagu ciptaan W.R Soepratman, Muspida, TNI/Polri, dan warga membentangkan bendera merah putih berukuran 240 x 3 meter.

Tabuhan drum band yang mengiringi arak-arakan membuat suasana menjadi semakin semangat dan semarak.

Suasana penuh kebersamaan dan kekompakan menjadi pusat perhatian warga. Warga menonton sembari mengabadikan momen Festival Merah Putih itu.

Adapun yang menjadi rute arakan Kirab bendera raksasa star dari arena car free day di depan rumah dinas Bupati Bungo ke arah SMPN 1 Muara Bungo, melewati Hypermart, Makodim, jalan satu arah ke lapangan Puspa Ragam, Bank Jambi, simpang Jaya Setia ke arah Puskesmas Muara Bungo, simpang empat air mancur dan finis kembali di depan rumah dinas Bupati Bungo.

Bendera berukuran 240 x 3 meter dengan berat 100 Kg ini dibentangkan di atas kepala kemudian diarak keliling kota Muara Bungo. Sebanyak 500 petugas pembawa bendera raksasa ini terdiri dari anggota TNI Polri, perwakilan OPD, anggota Persit dan Bhayangkari, pengurus TP PKK, organisasi wanita dan sejumlah elemen lainya.

Pejabat, Ormas, OKP, mahasiswa, pelajar dan masyarakat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka tampak bersuka cita ambil bagian dalam moment bersejarah perdana di Kabupaten Bungo bahkan di Provinsi Jambi ini.

Bupati Bungo, Wakil Bupati Bungo, Komandan Kodim 0416 Bute, Kapolres Bungo dan Kepala Pengadilan Negeri Muara Bungo d daulat sebagai pembawa bendera raksasa pertama dari garis star, diikuti prajurit TNI, Polri, perwakilan OPD, OKP, Ormas, LSM, mahasiswa dan pelajar.

Bupati Bungo, H Mashuri mengatakan pawai kemerdekaan dilakukan untuk menyambut HUT ke 73 RI. Lewat kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jiwa nasionalisme dan patriotisme generasi dalam mengisi kemerdekaan.

"Ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme masyarakat terhadap bangsa Indonesia," kata Bupati Bungo.

Bupati juga mengatakan, persiapan kirab bendera raksasa ini cukup singkat. Hanya satu pekan dan masa pembuatan bendera raksasa hanya tiga hari. "Meskipun persiapan cukup singkat, saya bangga masyarakat sangat antusias mengikuti kirab ini," terang H Mashuri.

Desi Tresna (47) salah satu warga mengaku takjub dengan gelaran yang mampu menyedot animo masyarakat. Menurutnya, kirab bendera sebagai wujud kebersamaan dan kesatuan merupakan sebuah ide yang sangat bagus dan menarik.

"Semoga semakin banyak event positif seperti ini yang bisa mempererat persatuan dan kesatuan baik suku agama dan lainnya.

Arak-arakan diawali dengan senam sehat pukul 06.00 Wib, diisi dengan pembagian door prize. Kegiatan ini juga di support oleh persatuan perbankkan daerah Muara Bungo dan organizer komunitas Bungo Kreatif.(rena artika)



Artikel Rekomendasi